JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) semakin serius dalam mempersiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja lini bisnis asuransi marine cargo pada tahun 2026.
Salah satu langkah utama yang diambil adalah penguatan posisi perusahaan di segmen korporasi dan pengembangan bisnis ritel berbasis digital, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Dalam menghadapi tantangan dan dinamika ekonomi global, Jasindo berharap dapat mempertahankan kinerja positifnya dengan menjaga kualitas portofolio asuransi yang mereka tawarkan.
Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema Widayana, menjelaskan bahwa perusahaan akan fokus pada penguatan penetrasi pasar di segmen korporasi, yang menjadi core competence mereka. Selain itu, mereka juga berencana untuk meningkatkan kehadiran di pasar ritel yang lebih berbasis teknologi, guna menjangkau pelanggan dengan lebih efektif.
"Kami ingin menawarkan solusi end-to-end bagi pelanggan dan tetap berperan sebagai mitra manajemen risiko yang andal," ujar Gema dalam wawancaranya pada awal Maret 2026. Dengan langkah-langkah strategis ini, Jasindo optimis dapat mempertahankan posisinya di industri asuransi nasional.
Meningkatkan Fokus pada Segmen Korporasi
Sebagai bagian dari strategi pengembangan, Jasindo mengarahkan fokus utama mereka pada penetrasi yang lebih dalam di segmen korporasi. Segmen ini dipandang sebagai salah satu pilar utama dalam bisnis mereka.
Sebagai perusahaan asuransi yang memiliki pengalaman panjang dalam industri ini, Jasindo ingin memperkuat hubungan dengan perusahaan-perusahaan besar yang membutuhkan perlindungan asuransi marine cargo.
Langkah ini diambil karena korporasi besar sering kali memiliki kebutuhan yang lebih kompleks dalam hal pengelolaan risiko, terutama dalam pengangkutan barang yang melibatkan jalur internasional. Dengan memperkuat hubungan dengan segmen korporasi, Jasindo berharap dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperluas jangkauan pasar.
"Segmen korporasi ini adalah kompetensi utama kami, dan kami akan fokus untuk memberikan solusi asuransi yang lebih lengkap dan terintegrasi," tambah Gema.
Pengembangan Bisnis Ritel Berbasis Digital
Seiring dengan perkembangan zaman dan pergeseran preferensi konsumen, Jasindo juga tengah mengembangkan bisnis ritel berbasis digital. Di era digitalisasi ini, kebutuhan akan solusi asuransi yang dapat diakses dengan mudah melalui platform digital semakin meningkat. Jasindo pun berupaya untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dengan menawarkan produk asuransi marine cargo secara online.
Dengan memperkenalkan kemudahan akses melalui aplikasi dan platform digital, Jasindo berharap dapat memudahkan pelanggan dalam mendapatkan informasi dan mengajukan klaim dengan lebih cepat dan efisien. Digitalisasi ini tidak hanya memperluas pasar tetapi juga menawarkan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen yang lebih memilih kemudahan dalam bertransaksi.
"Bisnis ritel berbasis digital menjadi fokus kami karena dapat menjangkau pasar yang lebih luas dengan lebih cepat. Kami ingin mempermudah akses pelanggan untuk mendapatkan perlindungan asuransi dengan cara yang lebih modern," jelas Gema.
Optimalkan Pelayanan Pelanggan melalui Solusi End-to-End
Dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada, Jasindo terus berupaya untuk menjaga pelayanan kepada pelanggan tetap optimal. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menyediakan solusi end-to-end sebagai mitra manajemen risiko yang handal bagi para nasabah.
Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh dari hulu ke hilir, mulai dari pengangkutan barang hingga klaim asuransi yang dapat diselesaikan dengan efisien.
Brellian Gema Widayana menambahkan bahwa solusi end-to-end ini bukan hanya sebatas memberikan perlindungan terhadap barang yang diasuransikan, tetapi juga melibatkan analisis risiko yang lebih mendalam dan penyelesaian klaim yang lebih cepat.
Ke depannya, Jasindo berharap solusi ini akan semakin memperkuat reputasi mereka sebagai perusahaan asuransi yang dapat diandalkan oleh semua kalangan, baik perusahaan besar maupun individu.
Perkembangan Kinerja Lini Bisnis Marine Cargo
Pada tahun 2025, lini bisnis asuransi marine cargo Jasindo tercatat mencapai pendapatan premi sebesar Rp 84,26 miliar, yang mengalami kenaikan sebesar 24,58% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa Jasindo berhasil mengelola portofolio asuransinya dengan baik meskipun ada dinamika yang terjadi di pasar internasional dan ekonomi global.
Menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), secara keseluruhan, industri asuransi umum mengalami pertumbuhan positif. Pendapatan premi untuk lini asuransi marine cargo pada tahun 2025 mencapai Rp 5,65 triliun, tumbuh 7,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, sektor asuransi marine cargo di Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Melihat ke depan, Gema memproyeksikan bahwa asuransi marine cargo akan terus tumbuh secara moderat pada 2026. Meski ada berbagai tantangan yang datang dari kondisi ekonomi global dan fluktuasi perdagangan internasional, Jasindo tetap optimis bahwa dengan strategi yang tepat, mereka dapat mempertahankan kinerja positif dan terus berkembang di pasar yang semakin kompetitif.
Mempersiapkan Tantangan Ekonomi Global
Brellian Gema Widayana juga mengingatkan bahwa tantangan utama yang dihadapi oleh industri asuransi pada 2026 adalah ketidakpastian yang berasal dari kondisi ekonomi global, fluktuasi harga barang, serta perubahan regulasi. Namun, Jasindo tetap optimis dapat mempertahankan dan bahkan memperluas pangsa pasar mereka dengan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Dengan fokus pada penguatan di segmen korporasi, pengembangan digital untuk pasar ritel, serta pelayanan yang optimal untuk pelanggan, kami yakin dapat terus berkembang dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” tutup Gema.