Penurunan Harga BBM Pertamina Bikin Konsumen Bisa Hemat Jelang Lebaran

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:32:09 WIB
Penurunan Harga BBM Pertamina Bikin Konsumen Bisa Hemat Jelang Lebaran

JAKARTA - Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamina memberikan angin segar bagi masyarakat pengguna kendaraan. 

Sejak Rabu, 25 Februari 2026, sejumlah jenis BBM nonsubsidi mengalami koreksi harga yang cukup signifikan. Penyesuaian ini diharapkan dapat meringankan biaya transportasi masyarakat di seluruh Indonesia.

Jenis BBM dan Penurunan Harga

Pertamina menurunkan harga Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex. Harga Pertamax untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, kini Rp11.800 per liter, turun dari Rp12.350 per liter. 

Sementara itu, Pertamax Turbo turun menjadi Rp12.700 per liter dari sebelumnya Rp13.400 per liter, dan Pertamax Green 95 kini dijual Rp12.450 per liter dari Rp13.150 per liter.

Dexlite kini dibanderol Rp13.250 per liter, turun dari Rp13.500 per liter. Sedangkan Pertamina Dex turun menjadi Rp13.500 per liter dari Rp13.600 per liter. Penurunan harga ini memberikan alternatif yang lebih terjangkau bagi konsumen yang membutuhkan BBM kualitas tinggi.

BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tetap stabil. Harga Pertalite tidak berubah, yakni Rp10.000 per liter, dan Bio Solar tetap Rp6.800 per liter. Stabilnya harga BBM subsidi bertujuan menjaga daya beli masyarakat serta mendukung sektor transportasi umum dan ekonomi.

Daftar Harga BBM Pertamina di Aceh dan Sumatera Utara

Pertalite: Rp10.000 per liter

Pertamax: Rp12.100 per liter

Pertamax Turbo: Rp13.000 per liter

Dexlite: Rp13.550 per liter

Pertamina Dex: Rp13.800 per liter

Solar: Rp6.800 per liter

Daftar Harga BBM di Pulau Sumatera Lainnya

Untuk Free Trade Zone (FTZ) Sabang: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp11.100, Dexlite Rp12.350, Solar Rp6.800. Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Dexlite Rp13.850, Pertamina Dex Rp14.100, Solar Rp6.800. FTZ Batam: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp11.300, Pertamax Turbo Rp12.050, Dexlite Rp12.550, Pertamina Dex Rp12.800, Solar Rp6.800.

Wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Lampung: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800, Solar Rp6.800.

Harga BBM di Jawa dan Bali

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp11.800, Pertamax Turbo Rp12.700, Pertamax Green 95 Rp12.450, Dexlite Rp13.250, Pertamina Dex Rp13.500, Solar Rp6.800. 

Bali dan Nusa Tenggara Barat: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp11.800, Pertamax Turbo Rp12.700, Dexlite Rp13.250, Pertamina Dex Rp13.500, Solar Rp6.800. Nusa Tenggara Timur: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800, Solar Rp6.800.

Harga BBM di Kalimantan dan Sulawesi

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800, Solar Rp6.800. Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Dexlite Rp13.850, Pertamina Dex Rp14.100, Solar Rp6.800.

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800, Solar Rp6.800.

Harga BBM di Maluku dan Papua

Maluku dan Maluku Utara: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Dexlite Rp13.550, Solar Rp6.800. Papua: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Solar Rp6.800. 

Papua Barat dan Papua Barat Daya: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Dexlite Rp13.550, Pertamina Dex Rp13.800, Solar Rp6.800. Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan: Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.100, Dexlite Rp13.550, Solar Rp6.800.

Dampak Penurunan Harga bagi Konsumen

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Masyarakat pengguna kendaraan pribadi dan angkutan umum bisa merasakan penghematan biaya bahan bakar. Stabilnya harga BBM subsidi juga memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap terbantu dalam memenuhi kebutuhan transportasi sehari-hari.

Dengan penurunan ini, diharapkan konsumsi BBM akan lebih efisien dan mendorong mobilitas masyarakat tanpa menimbulkan beban tambahan. 

Penyesuaian harga yang dilakukan secara merata di seluruh Indonesia menunjukkan upaya pemerintah dan Pertamina dalam menjaga kestabilan energi. Pengguna kendaraan disarankan memanfaatkan momen ini untuk merencanakan perjalanan maupun distribusi logistik dengan lebih hemat.

Terkini